Review Film The Nun : Kaya Gini Dibilang Horror?
- Februari 04, 2019
- By Ayu Fitri Septina
- 0 Comments
Selamat siang!
Kali ini aku mau review film yang kepengin banget kutonton dari dulu tapi baru kesampaian sekarang, ini dia!
Judul :
The Nun
Tahun Rilis :
September 2018
Produksi :
Warner Bross Pictures
Pemain :
Taissa Farmiga (Suster Irene), Demian Bichir (Pastor Burke), Bonnie Aaron (Devil), Jonas Bloquet (Frenchie)
Genre :
Horror
Durasi :
1 jam 36 menit
Sinopsis
Bercerita tentang Suster Irene dan Pastor Burke yang mendapat mandat dari Vatikan untuk menyelidiki sebuah kasus bunuh diri seorang biarawati di Rumania. Di sana mereka dibantu oleh Frenchie, pemuda desa yang menjadi juru antar bahan makanan untuk biara tersebut, sekaligus penemu jenazah Suster Victoria yang gantung diri.
Berbagai teror pun mulai melanda mereka, hingga mereka menemukan buku kuno yang berisi mantra ritual pemanggilan makhluk neraka bernama Valak. Valak telah keluar dari portalnya kembali, dan siap menghancurkan seluruh desa dan biara terpencil itu. Berhasilkah usaha Pastor Burke dan Suster Irene untuk melawan Valak?
Tonton sendiri, ya!
Sebagai pecinta horror, pertama yang ingin kukatakan tentang film ini adalah MEMBOSANKAN. Di tengah durasi aku bahkan sampai ketiduran. Dari beberapa sekuel The Conjuring, entah kenapa makin ke sini kurasa semakin maksa aja alur ceritanya. Sejauh ini gak ada yang bisa ngalahin Conjuring pertama, menurutku lho, ya.
Ide cerita The Nun sebenarnya oke, alurnya pun udah cukup rapi dan gak ketebak, kita yang nonton sukses dibikin bingung mau dibawa ke mana. Membangun rasa penasaran penonton sih, lumayan. Penokohan dan karakter juga lumayan, masing-masingnya dapet bawain peran.
Konflik di The Nun ini ... gimana, ya? Penyajiannya terlalu lambat di awal dan tergesa-gesa di akhir sehingga gak ada klimaks yang baik selayaknya film horror. Satu-satunya yang bikin film ini seram ya jumpscare-nya yang keterlaluan. Iya, jadi jumpscare-nya terkesan maksa, gak mengalir natural gitu, deh! Persis kalau kita dikagetin orang yang ngumpet di balik pintu dengan berpakaian dan make-up seram. Udah.
Setting! Nah, kalau ada yang bagus di film ini adalah setting latarnya. Bertempat di benteng tahanan perang Rumania abad entah keberapa, emang bikin The Nun terkesan seram. Katanya selama waktu syuting juga ada hal-hal anehnya gitu, deh.

Ada sedikit plot twist yang mengejutkan, dan ada lumayan banyak plot hole yang ganjil. Masa iya, portal suci yang ditetesi darah dari Kristus bisa kebuka karena kena bom? Maksudku, emang iya hal-hal yang menghubungkan antar alam kok bisa kebuka dengan sesuatu yang bersifat duniawi dan dibikin manusia begitu? Ini sungguh aneh dan ganjil menurutku. Ya gak, sih? *Maksa :D
Dan ending-nya? Happy, ya, terus ternyata ini juga nyambung sama sekuel Conjuring pertama. Kalian pasti bakal bergumam 'ooohh'. Tapi ya udah, sih, gitu aja, habis itu lupa karena emang gak ada geregetnya, bahkan terkesan lucu. Masa iya, Valak bisa dikibulin? Dan gimana caranya Suster Irene nelan darah Kristus padahal dia sekarat? Pokoknya terlalu banyak yang janggal di film ini, menurutku.
Pesan moral yang bisa diambil, apa ya? Jangan bikin perjanjian sama setan deh, pokoknya. Itu bakal merugikan diri sendiri dan banyak orang.
Ada quote dari Pastor Burke yang aku suka, nih :
Ada saatnya kita berdoa dan beraksi. Ini saatnya kita beraksi.
Berhubung aku kecewa berat karena film ini jauh di luar ekspektasi (untung gak jadi nonton di bioskop), kukasih nilai 6,5 aja lah buat The Nun. Duh, nilaiku gak salah, Gaeess, karena di IMdB aja ini film cuma dapat skor 5,4/10. Rating yang gagal buat sebuah karyanya James Wan. Ya gak, sih? Tapi, kalau penasaran ya silakan aja nonton, buat hiburan ya, kan?
Okey, sampai jumpa di review berikutnya!
Salam,



0 comments